Mengenai Saya

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Saya suka melakukan hal-hal yang menurut saya menarik dan orang-orang sulit melakukannya :) Saya suka bercerita tentang apa yang terjadi hari ini dan mendengarkan cerita teman-teman tentang betapa rumitnya hidup :P Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk orang yang saya sayangi :* Sangat susah bagi saya untuk memilih, meskipun saya sudah menentukan prioritas. Seorang sanguinis- koleris yang perfeksionis namun berusaha untuk tidak terlalu idealis. Haha.
Tampilkan postingan dengan label MSI Jawa Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MSI Jawa Barat. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Mei 2013

Maternity Supporting Belt and Scoliosis

Spesial, untuk rekan-rekan MSI :)

Ceritanya, istirahat makan siang ini aku pergi ke MiVi Baby Shop deket kantor untuk beli beberapa keperluan. Bukan aku yang lagi hamil, apalagi punya baby. Tentu saja tidak. Haha. Hanya nyari beberapa gift untuk temen. Kali ini aku pergi sama Kak Shinta, temen kantor yang juga ibu muda beranak satu.

MiVi ini sebelas-dua belas sama Lavie Baby House yang di Jl. Imam Bonjol. Cuma tempat ini menurut aku lebih nyaman, nggak terlalu penuh, terus lebih terang. Di bagian depan ada tempat makanan bayi, CD musik, baju, sepatu, aksesoris, perlengkapan ibu hamil dan menyusui. Di bagian tengah ada segala macem perlengkapan bayi mulai baju, selimut, kereta dorong, bedak-sabun-shampo-lotion-oil-cologne etc. Di bagian belakang ada mainan, buku anak, dan boneka.

Begitu sampai sana -untuk pertama kalinya- langsung excited liat beberapa bocah batita-balita lari-lari. Hihiii.. lucuuuu. Ada yang narik-narik baju mamanya minta dibeliin baju princess, ada yang dikejar-kejar papanya terus begitu ketangkep dikelitikin :D

Umm.. kepanjangan ya prolognya, sebenernya bukan itu yang mau diceritain. HAHA!
Jadi, ketika mampir di perlengkapan ibu hamil dan menyusui, aku nemu ini..


Baru pertama kali liat barang ini. Berdasarkan tulisan di kotak, dan penjelasan Kak Shinta, aku tau deh namanya elastic maternity belt atau pregnancy support belt. Bentuknya kayak ikat pinggang, bahannya kain elastis, dipake untuk nyangga perut supaya nggak ‘turun’ dan nggak kerasa terlalu berat. Belt ini juga menghalau rasa pegal di pinggang dan tulang punggung pas kehamilan semakin membesar...  –ber’ooh’ ria-

Sakit pinggang dan tulang punggung ­buat aku merupakan keyword yang merujuk ke satu kata, skoliosis. Aku juga udah sering denger kalau rata-rata yang punya skoliosis khawatir sama kehamilannya, meskipun kehamilan nggak terbukti selalu bikin skoliosis tambah parah dan sering sakit. Risk factor orang skoliosis yang hamil juga sangat kecil, sama aja dengan perempuan pada umumnya, tergantung kondisi masing-masing. Dan menurut aku adanya belt ini bisa sedikit banyak membantu kehamilan perempuan-perempuan skoliosis –yang sebenernya mayoritas udah super tangguh-

Sampai kantor langsung search ‘maternity belt for scoliosis’....
Hmm.. hasilnya cukup membawa angin segar :)

Supporting belt ini berguna untuk back pain management-nya.Beberapa forum keluarga, forum ibu hamil, dan forum kesehatan memang menyarankan untuk pakai supporting belt ini karena membantu mengurangi tekanan yang bikin tulang belakang nyeri. Aku belum nemu penjelasan medisnya secara detail, tapi ternyata lumbar supporting belt yang pernah beberapa kali aku pakai, menurut beberapa situs kesehatan juga bisa digunakan untuk supporting belt ketika hamil. Beban berat ketika hamil otomatis menarik otot bagian punggung, membuat otot sering tegang dan terasa nyeri. Supporting belt yang digunakan akan mengambil alih beban / menyokong otot punggung jadi overstretching yang menyebabkan nyeri bisa dicegah atau dikurangi. Nah, belt­ sebaiknya dipilih yang ada suspender-nya. Umumnya, merk yang disarankan ‘Gabrialla’ dari ITA-MED yang memang dibuat untuk memperbaiki postur, membantu mencegah dan mengurangi efek skoliosis dan masalah tulang belakang lainnya. Liat di Amazon harganya sekitar USD 30-40.

Oiya, kalau dari beberapa forum, kelebihan belt adalah nyaman dan cukup mengurangi tekanan yang bikin pegal pinggang dan tulang belakang, jadi nggak sering sakit atau linu-linu (pegel-pegel orang hamil sebenernya wajar dirasain kan ya..).Tapi kekurangannya bisa iritasi kulit / gatel dan jadi kurang nyaman pas hamilnya makin gede. Hmmm.. semoga itu cuma tergantung merknya yaa... Harus didiskusikan sama dokter dan fisioterapis juga –maaf aku belum nemu sumbernya kalau soal diskusi topik ini, maaf juga saya masih muda banget nggak berpengalaman kajian begini, haha-

Ini sedikit sharing aja kok, semoga bermanfaat untuk teman-teman, terutama scolioser ladies :)

Sumber: (recommended, you must read!!), 2, 3, 4, 5, 6

Senin, 04 Maret 2013

Untuk Dinda



Gadis cilik hitam manis itu Dinda Halifah namanya. Senyumnya ceria, meskipun tulang punggungnya tak lagi sempurna. Lima bulan lalu dokter mendiagnosisnya dengan kelainan skoliosis, yaitu kelainan bentuk tulang belakang yang ditandai melengkungnya tulang belakang ke arah samping. Pada saat itu keadaan tulang belakang Dinda hanya menonjol biasa. Semakin hari seiring dengan makin padatnya aktivitas, bengkoknya tulang punggung pun semakin terlihat. Dalam waktu lima bulan skoliosisnya menjadi 90 derajat dan dokter akhirnya menyarankan untuk operasi.

Dinda adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Ia sosok yang periang dan memiliki banyak teman. Gadis kelas 5 SD ini tergolong aktif di lingkungan sekolahnya dengan beberapa kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, drumband, dan basket.Dinda dilahirkan dari keluarga yang sangat sederhana. Ayahnya yang berusia 64 tahun berprofesi sebagai penjahit. Ibunya membuka warung kecil di depan rumah dan membuat gorengan untuk dititipkan ke warung-warung terdekat. Biaya operasi koreksi skoliosis yang berkisar 100-160 juta rupiah per operasi tentu membuat kedua orang tua Dinda gundah. Apalagi usia Dinda baru 11 tahun, dimana hal itu berarti ia harus menjalani lebih dari satu kali operasi. Operasi pertama untuk memasang pen sementara. Seiring dengan perkembangan tulang belakang Dinda yang masih mengalami pertumbuhan, akan diperlukan operasi lanjutan ketika usianya sudah lebih matang untuk pemasangan pen permanen.

Selama ini orang tua Dinda menggunakan jamkesmas untuk rawat jalannya. Saat ini sedang dalam proses pembuatan jamkesmas baru untuk proses operasi yang akan dilakukan, dengan nasib jamkesmas yang belum diketahui kepastiannya. Kalaupun jamkesmas akhirnya didapat, bukan berarti orang tua Dinda dapat bernafas lega karena masih ada biaya-biaya obat yang tidak ditanggung oleh jamkesmas, yang tentu tak sedikit jumlahnya.
Jika ada teman-teman yang berkenan memberi bantuan, donasi untuk Dinda dapat disalurkan melalui Masyarakat Skoliosis Indonesia cabang Jawa Barat.
CP: Raden Assifa Rahmah (Ketua MSI Jawa Barat)
No rekening: Bank Syariah Mandiri 7044030308
No HP: 085221403030
*Mohon untuk mengirimkan sms setelah transfer untuk kemudahan rekapitulasi donasi yang terkumpul*

DATA DINDA
Nama : Dinda Halifah (Dinda)
Tanggal lahir : 19 Juli 2001
Asal : Garut
Kelainan yang diderita : Skoliosis area thorakal
Dampak apabila tidak ditangani : Fisiologi jantung dan paru-paru dapat terganggu karena ruangnya terdesak oleh tulang yang membengkok, hilang keseimbangan tubuh, gangguan syaraf, dll.
Kendala : Keluarga berasal dari orang tua yang kurang mampu (penjahit dan berjualan warung kecil di depan rumah)

 punggung dinda

keluarga dinda dan warungnya

Jumat, 13 April 2012

MSI Jabar : Senangnya Berbagi dan Bermain Bersama Adik-Adik di Panti Asuhan Al Fien


Hari Minggu kemarin spesial!
Kenapa aku bilang spesial? Karena hari itu untuk pertama kalinya dalam kurun waktu dua tahun, aku main di panti asuhan. Dan yang berperan besar membawa aku ke tempat itu adalah temen-temen dari Masyarakat Skoliosis Indonesia (MSI) Regional Jabar. Jadi, sebelum aku lanjutin ceritanya, aku ucapkan terima kasih banyak (plus big hugs) buat temen-temen MSI Jabar yang udah menghabiskan waktunya hari ini bareng-bareng main di Panti Asuhan Al Fien. I was soooo happy!!!! \(^o^)/

Pagi itu aku bangun pagi banget dan nggak seperti biasanya yang kalo weekend ngulet nggak jelas di kasur, jam delapan pagi aku udah menjajal angkot Kebon Kalapa – Ledeng. Tujuannya ke? RS Bedah HALMAHERA Siaga. Ada acara apa? Aku janjian sama Tami, salah satu anggota MSI Jabar, buat berangkat bareng ke Panti Asuhan Al Fien di Sarijadi. Hari ini MSI Jabar mau ngerayain 1st Anniv disana #nyengir

Sampai di RS. Halmahera, nunggu sebentar terus ketemu Putri, anak MSI Jabar juga, yang sama-sama janjian berangkat bareng, nggak lama kemudian Tami dateng sama ortunya (fyi, ayahnya Tami itu guru aku waktu SMA, hehe). Ternyata selain aku sama Putri, ada tiga orang lagi yang berangkat bareng yaitu Andhara, Syifa, sama Teh Linda. Setelah pasukn lengkap kami pun berangkat ke Al Fien. Ngeeeeng…

Sampai sana, aku excited banget. Kenapa? Soalnya banyak anak kecil. Haha. Aku suka banget sama anak kecil!! Awalnya sih kita malu-malu mau ngedeketin adik-adiknya, tapi jadi akrab pas mulai membentuk lingkaran. Acara pun dibuka oleh Bu Ketu Assifa *hooraaayyy*. Nah, pas acara dibuka ini lah aku kenalan sama bocah kecil lucu berumur 2 tahunan bernama Shila. Lucu banget lah, ketemu aku ngobrol dikit (meski bicaranya masih ngga jelas) terus langsung minta digendong. Aku gendong deh. By the way, sebenernya skolioser nggak boleh gendong bocah, tapi biarin lah, abisan suka. Hahaha.

Setelah acara dibuka, kami main game gitu, main oper-operan barang diiringin musik, terus kalo musiknya berhenti, yang pegang barang dihukum (nggak dihukum sih sebenernya, disuruh nyanyi terus dikasih hadiah :p). Salah satu yang kena hukum namanya Karin, hukumannya nyanyi, dan suara dia bagus lho. Terus  kami nyanyi bareng-bareng dan tiup lilin. Cake-nya dipotong-potong deh, dibagiin ke semua orang. Selama acara, Shila rengek-rengek pengen hadiah pas liat kakak-kakaknya dapet hadiah. Hahaha.  Terus dia juga suka banget sama snack macaroni yang disediain, snacknya dicemil terus sambil duduk di pangkuan aku :3 (terus dia kekeuh mau nyakuin snack di saku bajunya, haha).

 
Setelah shalat, kami makan siang bareng-bareng. Aku makan diantara Via, Sarah, Sandi, Aldi, sambil nyuapin Shila. Aldi makannya cepet banget, lauknya cepet abis. Hahaha. Sementara Sarah suka nyomotin ayamnya Shila. Emang dasarnya aku suka sama anak-anak, aku santai aja gitu acara makan digangguin bocah lalu lalang plus maintain kerupuk, timun, bahkan ayamnya. Hahaha. Well, acara makan pun selesai dengan agak berantakan mengingat anak-anak kan makannya belum rapi.

Acara pun ditutup dengan doa, kata penutup, dan foto bareng, ada juga bagi-bagi bingkisan dari MSI Jabar buat adik-adik PA Al Fien. Seneng banget menghabiskan hari bareng temen-temen MSI Jabar dan adik-adik PA Al Fien. Pertama, aku jadi nambah kenalan baru, terutama dari tim MSI Jabar, ada Andhara, Syifa, Mento, Afit, Kak Ari, Kak Tiara dkk. Belum lagi aku ketemu Uwiw, temen jaman SMA yang ternyata join MSI juga. Kedua, aku seneng karena bisa ngehibur, main bareng sama adik-adik PA Al Fien.  Menikmati waktu bareng mereka bikin aku mikir “what if I were one of them?”, dan itu bikin aku bersyukur bahwa orang tuaku lengkap, mampu, aku seneng dan bersyukur sama hidupku yang sekarang meskipun aku punya kekurangan secara fisik. Aku belajar dari mereka, bahagia itu sederhana, main aja mereka udah bisa ketawa-ketawa keras gitu. Berbagi hal kecil aja pun udah bikin kita seneng Aku juga belajar, kalau mau survive, harus kuat. Nggak ada tuh yang sedih-sedih mengeluhkan kondisinya, saat aku tanya salah satu dari mereka, mereka bilang “Seneng di panti, soalnya bisa sekolah dan bareng-bareng sama temen yang udah kayak sodara”. Subhanallah……

Sekali lagi thanks MSI Jabar, 1st Anniv-nya keren pisan. Keren karena selain kita happy-happy, kita juga belajar untuk membagi kesenangan kita sama orang lain, belajar untuk bersyukur juga (meski mayoritas dari kita punya kekurangan di kondisi fisik, tapi kita harus tetep semangat ya, karena member manfaat untuk orang lain itu bisa kita lakukan dengan apa pun yang kita bisa usahakan). Great event, mudah-mudahan kita lebih sering ngumpulnya. Makasih juga buat Adik-adik PA Al Fien, you cheer me up!

 
Ditunggu kumpul - kumpul selanjutnya :)