Mengenai Saya

Foto saya
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Saya suka melakukan hal-hal yang menurut saya menarik dan orang-orang sulit melakukannya :) Saya suka bercerita tentang apa yang terjadi hari ini dan mendengarkan cerita teman-teman tentang betapa rumitnya hidup :P Saya selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk orang yang saya sayangi :* Sangat susah bagi saya untuk memilih, meskipun saya sudah menentukan prioritas. Seorang sanguinis- koleris yang perfeksionis namun berusaha untuk tidak terlalu idealis. Haha.

Jumat, 23 September 2011

Rise and Fall

Sedikit terusik sama sebuah kabar hari ini,
Dan kabar itu bikin aku sadar, kalau ada orang sampe segitunya 'nggak percaya' sama aku..
Mungkin akunya yang salah, karena beberapa kali diminta tolong akunya nggak bisa karena akunya sibuk.
Aku mencoba membayar kelalaian kemarin-kemarin dengan bertekad ambil itu dan kerjain seoptimal mungkin.
Tapi ternyata kenyataannya berbeda...

Sebenernya aku ngerasain ini udah dari lama, dimana dulu beda banget sama sekarang. Dulu, mereka beberapa kali ngandelin aku, minta bantuan aku, dan menurut aku semua kerjaan beres dan baik-baik aja. Dan sekarang aku merasa selalu jadi 'opsi terakhir'.

Dan aku sekarang ngerti, saat ada yang 'terbit', harus ada yang 'tenggelam', dan sekarang aku harus jadi orang yang 'tenggelam' dulu...

Iya, aku bukan siapa-siapa, dan nggak berhak terhadap apa-apa. Aku paham kondisinya seperti apa dan kriteria apa yang sekarang dibutuhkan. Dan aku paham, mungkin bagi mereka aku belum memiliki kriteria yang 'memadai'. Semoga aku cepat ikhlas...

Nggak pengen blak-blakan, karena pasti ada orang yang ngerasa sakit nantinya...

Ada kalanya kita merasa tersisih
Ada kalanya kita merasa terbuang
Ada waktu dimana kita bukan orang yang tepat untuk dipercaya
Ada waktu dimana kita bukan orang yang tepat untuk diandalkan
Mungkin, kita memang belum cukup meyakinkan
Atau mungkin, mereka memang tidak mau yakin pada kita
Sehingga kita yang sebenarnya ada, dianggap tak ada



Tapi jangan takut, setelah tenggelam akan ada waktunya terbit..




-cuma pengen ngerasa lega, maaf kalo tulisannya mancing emosi-

Jumat, 12 Agustus 2011

Bergen, Norway

Salah seorang temen aku, Henrik Lien, adalah bule asal Norway. Meski tinggal beda benua dan super jauh, kami sahabatan gara-gara sama-sama suka jalan-jalan, makan, dan suka nonton film. Hahaha. Henrik tinggal di Bergen, salah satu kota terbesar se-Norway dan dikenal sebagai 'kota hujan' Norway. Kalo di Indonesia bisa dibilang Bogor lah ya...

Sama seperti halnya pertemanan beda negara, kami sering bagi-bagi info tentang negara masing-masing. Mendengar cerita-ceritaku, Henrik jadi pengen ke Indo, haha. Soalnya katanya dia pengen nyobain snorkeling di Karimun Jawa, Bali, sama Raja Ampat, mengingat di negaranya nggak bisa snorkeling apalagi diving soalnya super dingin (-4 degree saat winter, dan 10-14 degree saat summer).

Dan gara-gara cerita dia, aku jadi pengen ke Norway dan mengunjungi kota Bergen. Soalnya banyak banget hal-hal menarik yang ditawarkan Bergen untuk memanjakan diri mulai dari hiburan, makanan, sampai pendidikan. Yah, Someday, mudah-mudahan terkabul suatu saat nanti. Amiin.






Tau Arboretum kan? Hutan buatan tempat pelestarian tanaman khas atau langka. Di Bergen ada arboretum "Arboretet Bergen på Milde" dengan koleksi tanaman Rhododendron terbanyak. Dan tempatnya jadi makin keren banget pas rhododendronnya berbunga, sekitar Mei-Juni-Juli. Terus kata Henrik, masuknya gratis. Haha.


Bergen di'selimuti' tujuh gunung, diantaranya Fløyen, "Fløyen og Fløybanen" merupakan best view di Bergen. Dengan naik funicular, kita dibawa ke puncak dan langsung ngeliat pemandangan oke kota Bergen plus danau yang mengelilinginya sambil menikmati makanan di restoran sana. Mungkin kalo di Bandung semacam area 'The View' gitu ya..



Di Bryggen (sebuah nama tepi pantai terkenal di kota Bergen) terdapat barisan paralel bangunan yang dulunya jadi pusat perdagangan internasional. Bangunan-bangunan antik gitu, dibangun saat pertengahan Hanseatic. Bangunan-bangunan ini arsitekturnya tradisional dan katanya khas Norway banget. Kalo di Bandung, boleh disamain sama Braga kali ya? Hehe..Kerennya adalah, bangunan-bangunan ini didaftarkan sebagai warisan dunia UNESCO'79 *makin pengen kesana*


Vorigngfossen hike! Dari dulu aku suka hiking, haha. Bergen punya air terjun keren bernama Voringfossen dengan tinggi 182m yang kaki air terjunnya hanya bisa dicapai dengan hiking. 

Dan masih banyak lagi. Forhåpentligvis kan jeg komme til Bergen :)

http://www.panoramio.com/photo/2473853 , http://www.bergen-guide.com , http://www.youtube.com/watch?NR=1&v=ow-dmDgj9L0

You Write What's On Your Mind

Diantara sekian jumlah tulisan yang pernah aku buat, baru sadar kalo isinya campur-campur banget.
Mulai dari yang isinya emang menarik dibaca, sampai tulisan-tulisan yang hanya pantas membuat blog ini seperti sampah, tulisan-tulisan luapan perasaan, tulisan-tulisan yang kata orang sih penuh dengan kegalauan...

Hahaha, terus aku jadi mikir lagi "emang salah ya?"

Saat mendengar penyataan menohok dari seorang teman yang sebenernya nggak terlalu deket, "lu nulis lagi dong, kangen gue bacanya, tapi isinya jangan galau ya..."

Ya elah...hahaha

Setelah aku introspeksi, wah, emang nih, blog aku emang sedikit banyak pasti ada aja yang ngaco. Mungkin banyak tulisan inspiratif tapi lebih banyak lagi tulisan yg katanya 'galau'. Hadeh, itu bukan galau kali, itu 'romance'. Hahaha. Tapi aku nggak merasa salah tuh, menulis kan untuk menumpahkan apa yang ada dipikiran, untuk sebagian orang, menulis itu salah satu cara untuk membuat hati tenang. Dan dengan nulis ini semua, hati aku tenang kok. That's all.

Blog aku ini emang dibuat untuk itu, dan emang dibuat untuk tidak memfollow dan difollow. Soalnya tujuannya bukan itu :p

Poin yang antara-penting-dan-nggak-penting yang mau disampein disini adalah... You Write What's On Your Mind. Apa yang kamu pikirkan, kamu tulis. Di dunia ini nggak ada aturan kamu harus nulis apa dan harus nulis tentang apa. Saat kamu senang, tulis kamu senang. Saat kamu punya ilmu dan mau berbagi, bagi itu lewat tulisan kamu. Saat kamu galau dan pengen nenangin diri, tulis tulisan yang bisa bikin kamu lega, puisi, kata-kata indah penuh romansa sekalipun.

Dan aku tetap pada mottoku, hahaha.. Writing keeps me alive.

Rabu, 03 Agustus 2011

Rumah Baru, Rumah Lama..

Seperti halnya orang pindahan rumah, bukan suatu hal yang mudah untuk menemukan calon rumah yang baru, yang sesuai dengan kemauan dan cocok dengan calon pemilik barunya. Ada banyak pertimbangan dalam memilih rumah baru. Interiornya, apakah sesuai dengan yang diinginkan? Letak kamar? Luasnya? Halamannya? Warnanya? Dan yang jelas, terpikirkan juga seberapa besar effort yang dilakukan demi mendapatkan rumah baru itu...

Seperti halnya orang pindahan rumah, bukan suatu hal yang mudah untuk mendapatkan rumah baru yang diidamkan, akan butuh banyak perjuangan untuk mendapatkannya. Siapa tahu, ada orang lain juga yang ingin memiliki rumah baru yang kita incar, bahkan mungkin sudah lebih melangkah lebih jauh dalam usaha mendapatkan rumah baru. Bahkan mungkin teman kita sendiri menginginkan rumah baru yang sama, atau rumah itu dulunya memang milik teman kita / kerabat yang mereka tinggalkan.

Seperti halnya orang pindahan rumah, butuh waktu dan proses untuk melakukannya bukan? Berat rasanya meninggalkan rumah yang lama untuk pindah ke rumah baru. Tapi mungkin kita memang harus melakukannya. Semuanya mungkin telah berubah dan itulah yang mengharuskan kita pindah rumah. Akan banyak kenangan di rumah yang lama yang akan selalu diingat meski telah pindah ke rumah yang baru. Bahkan saat sedang bosan di rumah baru, sedang penat, atau saat rumah yang baru ternyata mengecewakan, bukan tidak mungkin jika kembali mengingat rumah yang lama, bahkan cenderung membanding-bandingkannya.

Saat meninggalkan rumah yang lama, kita berharap rumah yang kita tinggalkan kita mendapatkan pemilik baru yang jauh lebih baik dari kita.

Dan jika rumah itu diibaratkan sebagai hati seorang manusia, silakan simpulkan sendiri..

Senin, 01 Agustus 2011

Yang Berkualitas???

Ceritanya lagi ngobrol bareng temen aku yang sekarang kuliah di Sydney. Karena kami emang udah nyobat banget kayak adik-kakak, segala macem pasti diomongin, mulai dari hal-hal kecil cem sampah sampe hal-hal berat sampe ke kehidupan masa depan.. *Halah*


Terus, udah panjang lebar ngomong, obrolan nyerempet ke kehidupan berkeluarga *hadeh*, ya keliatannya antara konyol sama berlebihan sih, tapi baik aku maupun temen aku itu emang sama-sama mau lulus dan nyadar kalau kami sudah tidak muda lagi *???*. Sadar kalo dia udah 'tua' dan harus memikirkan masa depan, si temen aku ini membuka obrolan tentang 'wanita seperti apa yang akan dipilihnya untuk dijadikan ibu dari anak-anaknya'..hahaha, berat banget ya omongannya...


Terus temen aku ini komentar tentang parameter apa yang sebaiknya dimiliki seseorang untuk dijadikan pasangan hidup. Hahaha. Kedengerannya konyol sih, agak terlalu serius gimana..tapi lumayan lah buat referensi :p


1. Taat beragama


"Harus seiman dan taat dys. Agama kan pegangan hidup manusia. Biar dia bisa ngedidik anak-anak gue kelak supaya agamanya baik."


Aku sih sebagai perempuan emang sadar betul kalau untuk menjadi istri dan ibu yang baik, diperlukan ketaatan beragama. Begitu juga untuk menjadi suami dan ayah yang baik. Selain itu, dengan taat beragama juga berarti seorang istri -Insya Allah- akan taat pada suaminya. suami juga -Insya Allah- dapat membina keluarga dengan baik. Manusia yang taat beragama -Insya Allah- mempunyai prinsip hidup yang baik dan yang dia tekuni.



2. Cerdas, dewasa dan bijaksana


"Kalo liat cewek pecicilan dengan pikiran kekanak-kanakan tuh, rasanya gatel gue dys. Kepikiran gimana dia ngebina rumah tangga kelak ya?"


Hhe, nyadar umur lah ya, pertambahan umur harus diselaraskan dengan perkembangan kecerdasan dan kedewasaan dalam berpikir *Tapi kecerdasan jangan dinilai dari IP ya :p*. Apalagi laki-laki sebagai kepala keluarga dan penentu keputusan. Selalu merasa muda itu ada baiknya tapi jangan sampai pikirannya yang childish. Gitu kali ya? Ya kalo aku sih mikirnya, baik laki-laki maupun perempuan kalo udah nambah umur, apalagi siap membina keluarga emang harus lebih bijak bertindak dan dewasa dalam berpikir :).


3. Penyabar


"Cewek sabar itu kesannya sangat menyejukkan. Gue suka cewek yang nggak terburu-buru. Sabar dalam berpikir dan bertindak. Sabar ngadepin gue, keluarga gue, anak-anak, dan tetangga nanti :P" 


Sabar itu salah satu sifat yang disukai Allah. Sabar membuat sebuah situasi 'genting' tidak menjadi semakin buruk. Menurut aku ya, sifat sabar itu penting dimiliki setiap manusia, sabar dalam menghadapi berbagai kondisi, sabar terhadap cobaan, pujian yang berlebihan dll. Sabar itu menjaga diri kita. Ya tapi kesabaran mah tetep harus ada batasnya. Libas aja kalo kelewatan mah :P




4. Bisa diajak susah dan mau bekerja keras

"Jaman sekarang susah ya nyari cewek yang mau diajak susah sama-sama, maunya enak terus. Ah emang manusia jaman sekarang sukanya hal praktis dan enak kali ya? Tapi gue pengen istri gue nanti bisa diajak susah dan mau kerja keras. Kalo tiba-tiba gue jadi miskin gimana?"

Haha. Awalnya aku no comment sama statment temen aku ini. Tapi iya juga sih, pasangan hidup itu senasib sepenanggungan ya. Susah sama susah, senang sama senang. Alangkah senangnya kalo kesejahteraan keluarga itu datang dari kerja keras dan perjuangan berdua *ecieee...* ya meskipun laki-laki emang udah jadi kebwajibannya untuk kerja keras dan jadi tulang punggung keluarga, nggak ada salahnya kalo perempuan juga punya sifat tersebut. Ayo menjadi pasangan hidup yang baik <3

5. Percaya diri dan sederhana

"Gue nggak suka cewek berlebihan, apalagi cewek yang suka pamer. Perempuan itu lebih baik dilihat dari kecantikannya yang sederhana dan percaya diri, bukan karena sesuatu yang dia gunakan.."

Hemm, kalo perempuan emang harus gitu ya? Tapi menurut aku intinya emang manusia itu nggak boleh berlebihan kok, apalagi pamer / riya. Nggak baik juga kan kalo kita pamer apa yang kita punya. Kita emang harus percaya diri dengan keadaan kita tapi jangan terlalu berlebihan, cukup sepantasnya saja. 


6. Hemat


"Pasangan hidup jangan yang materialistis. Nggak semua hal bisa diselesaikan dengan uang. Gue juga mau cari istri yang hemat dan bisa ngatur keuangan. Lo juga dys, cari suami jangan yang boros, rugi ntar nggak ada tabungan, haha.."


Hohoho. Sekali lagi, jangan berlebihan. Jangan suka beli-beli keperluan yang penting. Dalam membangun masa depan, sifat hemat sangat dibutuhkan loh tentunya dengan pengaturan uang yang baik, tapi bukan pelit juga ya. Hoho.apa apa jangan uang lagi, uang lagi, nggak semua hal bisa dinilai dengan uang ;). 

7. Perhatian


“ Semua orang suka perhatian dys, wajar kan kalo gue cari calon yang perhatian? Ya nggak sama gue aja, sama keluarga gue juga.."


Hha, setuju banget sama yang satu ini mah. Apalagi kalo sifatnya benar-benar perhatian bahkan ke hal-hal kecil. Ya bukan berarti harus detail banget, yang penting jangan terlalu cuek. Intinya peduli, peka, dan respect :).


Yah, segitu aja lah ya dari pembicaraan aku sama sobat aku itu. Poin-poin di atas sih cuma pendapak kami aja. Nggak bermaksud apa-apa selain nambah entry blog sama buat bahan bacaan..


Apa lagi ya selain 7 poin di atas? #wondering

Sabtu, 23 Juli 2011

Kaget..sedikit


Hari Minggu pagi, adik aku yang perempuan, Putri, udah berangkat ke Secapa di Hegarmanah karena ada kegiatan ekskul. Aku sama ibu ngobrol-ngobrol di ruang tamu. Pas lagi 'skip' bentar tiba2 mata tertuju ke sebuah notes kecil warna biru di pojok sofa. Penasaran, baru liat notes ini sekarang, dulu -dulu nggak pernah liat. Mungkin ini notes 'datang' ke rumah pas aku KP kali ya..

"apaan nih?" *buka-buka notes*
"oooh, punya Putri.." *masih iseng buka-buka*

halaman demi halaman....

list barang yang harus dibeli untuk asrama, list pelajaran, corat-coret kartun, nomer telepon temen, list tugas, resep masakan..

pas buka halaman berikutnya...

"EEEHHHH????"

agak kaget soalnya di notes itu ada tulisan nama aku dan nama orang yang pernah deket sama aku pas jaman TPB...

"Dyshelly Nurkartika - ***** *****"

dan itu tulisan adik aku banget...

aku kaget bukan karena dia tau nama orang itu tapi lebih ke karena...
kenapa nama aku sama nama orang itu ditulis disitu yang jelas2 notes pribadi dia?
itu kan udah lama banget, kenapa masih diinget?

"Tuhan,
Jika dia dan kakak saya ditakdirkan berjodoh
Jaga mereka dan dekatkan...
Tapi, jika dia bukan jodoh kakak saya,
Segera pertemukan kakak saya dengan orang yang jauh lebih baik dari dia"

Thanks sister for the du'a.... :*

    Minggu, 17 Juli 2011

    Hidup Itu.. Mengendarai Sepeda


    Hidup itu mengendarai sepeda..

    Aku punya pengalaman buruk saat mengendarai sepeda. Saat di jalan yang menurun, kecepatan sepeda aku nggak tahu berapa. Yang jelas  ujung jilbabku melambai-lambai semangat tertup angin cukup kencang. Di tikungan aku terlambat berbelok. Aku membanting stang terlalu mendadak, dan jatuh rebah di aspal depan Kantin Bengkok dengan suara ‘Brakk!!!!’. Aku pulang dengan badan lebam dan tangan berdarah-darah..
    Untung nggak lebih parah..

    Sejak itu aku sempet takut naik sepeda lagi. Terutama di turunan dan di jalan raya.

    Aku nyoba naik sepeda lagi pas di Kota Tua bareng temen-temen. Kami ikut paket penyewaan sepeda dengan rute ke Sunda Kelapa, Museum Bahari, Toko Merah, dan beberapa tempat lainnya. Sempet takut karena sepedanya berat tapi setelah nyoba keliling aku mulai biasa. Sebelum berangkat aku pikir jalan menuju tujuan aman-aman aja, ternyata… lewat jalan raya!

    Takut jatuh. Itu yang pertama dirasa..

    Tapi guidenya bilang.. “Selama neng terus ngayuh, selama neng tenang dan terus gerak, Insya allah neng nggak akan jatuh..”

    “Bismillah..” Sebisa mungkin aku tenang, meski sempet gemeteran, aku terus gerak, kayuh, dan jaga keseimbangan..

    Dan Alhamdulillah, aku pulang dengan selamat #senyum

    Dan bener, selama kita terus kayuh, konstan, dan tenang, kita nggak akan jatuh..

    Sampai kostan aku jadi kepikiran kata-kata tour guidenya. Dipikir-pikir, hidup itu kayak mengendarai sepeda. Selama kita keep moving on, kita nggak akan jatuh, kita akan stabil. Insya Allah. Kalau diibaratkan, pengalaman aku jatuh dari sepeda mungkin hampir bisa disamakan dengan ‘kegagalan’, kalau setelah itu aku nggak mau lagi naik sepeda, itu mungkin sama aja dengan ‘menyerah karena pernah gagal’, nggak mau nyoba lagi, kapok karena pernah gagal. Tapi aku ngerubahnya dengan nyoba lagi naik sepeda, diibaratkan dengan ‘berusaha bangkit kembali setelah mengalami kegagalan’. Mengayuh sepeda dengan tenang dan konstan diibaratkan sebagai ‘keep moving on, meskipun pernah gagal, hidup harus terus berjalan’. Dengan begitu aku nggak akan jatuh lagi, kalau pun jatuh, aku akan bangun dan ngayuh sepeda sampe sampai ke tujuan. Meskipun dalam kehidupan mengalami kegagalan lagi, kita akan tetap bangit dan terus usaha sampai tujuan hidup kita terwujud..

    Life is like riding a bicycle, as long as you keep moving and stable, you’ll never fall : )